Yuni Candra Eka Putri Purnaning
STr. Keperawatan Lawang Tingkat 1
yunicandra1999@gmail.com
Karya ilmiah merupakan salah satu jenis dari ragam bahasa. Menurut Brotowidjojo (1988) karya ilmiah adalah sebuah karya yang ditulis berdasarkan fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya. Menulis karya ilmiah tidaklah mudah, harus dapat dipertanggung jawabkan serta memenuhi kaidah baik dan benar.
Karya ilmiah yang benar belum tentu baik. Dapat dikatakan benar apabila suatu karya memenuhi kaidah atau aturan penuliasan karya ilmiah. Sedangkan karya yang baik apabila patuh terhadap etika. Selain itu karya ilmiah juga tidak diperbolehkan plagiasi. Pengertian plagiat menurut Pasal 1 angka 1 Permendiknas (2010) adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah orang lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya tanpa menyatakan sumber secara jelas, tepat, dan memadai. Orang yang mengambil karangan orang lain dan disiarkan sebagai karangan sendiri disebut plagiator (Didin Widyartono, 2012). Plagiasi dapat dihindari dengan cara :
Menyiapkan beberapa referensi yang bersumber dari jurnal ataupun artikel.
Referensi yang diambil harus jelas siapa penulisnya, jangan sampai mengutip artikel seorang plagiator. Dapat diakses di google scholar, research gate, doaj, atau garuda risetdikti.
Menggunakan teknik penulisan kutipan yaitu kutipan langsung dan tidak langsung.
Kutipan langsung adalah kegiatan salin timpa yang sama persis dengan kalimat orang lain dengan kewajiban menyantumkan informasi penulis sebenarnya dengan jelas. Sedangkan kutipan tidak langsung adalah kegiatan salin timpa ide orang lain yang ditulis kembali dengan kalimat sendiri namun tetap berkewajiban menyantumkan informasi penulis sebenarnya dengan jelas. Menurut Didin Widyartono (2015:18) kutipan langsung memiliki tiga model yaitu kutipan ringkas <40 kata, kutipan ringkas 41-250 kata, dan kutipan panjang sebagian dihilangkan.
Menulis daftar rujukan
Menurut Suyitno (2011) daftar rujukan merupakan daftar yang berisi buku, artikel, jurnal, atau bahan lainnya yang dikutip secara langsung maupun tidak langsung dapat diperoleh dari hasil membaca buku ataupun dari internet. Cara menulis daftar rujukan di dunia internasional diantaranya adalah gaya APA, Harvard, dan Chicago.
Mengecek tingkat plagiasi artikel yang telah dibuat.
Dapat diakses di smallseotools.com
Daftar Rujukan
Perpustakaan IAIN Antasari.2010. Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi, (Daring), (https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=pengertian+plagiasi&btnG=#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DTfR3dJMgqM4J), diakses tanggal 4 Oktober 2018.
Santoso, H.2011. Kompetensi Dasar Pustakawan dalam Menulis Karya Ilmiah, (Daring), (https://scholar.google.co.id/scolar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=pengertian+ragam+ilmiah&btnG=#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DwSFvajMHkg0J), diakses tanggal 4 Oktober 2018.
Santoso, H.2015. Pengembangan Berpikir kritis dan Kreatif Pustakawan dalam Penulisan Karya Ilmiah, (Daring), (https://scholar.google.co.id/scolar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=menulis+daftar+rujukan&btnG=#d=gs_qabs&p=&u=%23p%3DtMR84EGVP_4J), diakses tanggal 4 Oktober 2018.
Widyartono, D.2012. Plagiat, (Daring), (http://didin.lecture.ub.ac.id/keterampilan-menulis/plagiat), diakses tanggal 4 Oktober 2018.
Widyartono, D.2015. Panduan Menulis Karya Ilmiah Di Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar